Jika ditanya siapa
idola anda ? Siapa motivator terbaik anda?
Saya akan jawab tanpa berpikir dua kali. Saya akan
jawab: Profil saya di masa depan.
Membaca masa depan,
terkadang perlu dilakukan untuk menata langkah dari sekarang. Membaca di sini bukan
berarti meramal nasib, membaca zodiac, shio, semacamnya.
Membaca masa depan
bisa dilakukan dengan melihat dari pengalaman-pengalaman orang diatas kita. Bisa juga dengan prediksi baik dan buruk
semua kemungkinan.
Membaca masa depan bisa dengan berkaca
pada orang tua kita. Walaupun, well, tidak semuanya akan linear dengan
garis-garis yang telah beliau guratkan. Tak ada salahnya menuruti arahan
beliau. Sungguh. Itu bahkan pencapaian luar biasa anak paling berbakti pada
orang tua. Ridha Tuhan telah tersampaikan pada anda lewat orang tua anda. Tak ada yang
lebih hebat dari itu semua.
Manusia selalu punya rencana terbaik dalam
hidupnya. Sedetil yang anda pikirkan, serinci yang anda inginkan. Anda boleh
mengatakan anda telah menguasai hari esok. Harapan telah tergenggam. Strategi
tersusun matang. Tapi jangan anda tinggalkan Causa Prima dari setiap jengkal kehidupan.
Ia selalu ada. Ia selalu menjadi faktor x yang sering anda abaikan. Kecil, yang
sebenarnya teramat besar. Ia, Sang pemegang kendali atas jalan hidup anda.
Berbincanglah dengan-Nya. Mintalah
pendapat-Nya. Selalu libatkan Dia di setiap tarikan nafas anda. Mengingat-Nya
saja, seberapa seringkah anda sadari?
Tak ada yang melarang anda bermimpi. Bebas.
Tuliskan semua awan penuh angan anda. Tak ada yang meneriaki anda ketika
mengisi dreambook anda. Tapi, setelah selesai, jangan lupa serahkan pensil dan penghapusnya kepada Tuhan. Biarkan Ia yang
menghapus mana yang tidak perlu dan mengganti mana yang perlu diganti dengan
yang lebih baik. Ia selalu punya kejutan hebat dan menarik untuk setiap
hamba-Nya. Percayalah.
![]() |
| Menjadi Penguasa Masa Depan |
Anda tahu apa yang anda inginkan unuk masa
depan. Anda sendiri yang akan menjalani peta yang mulai anda lukis dari
sekarang. Bantuan orang lain selalu bersifat terbatas. Dan hei, sadarlah. Akses
menuju masa depan telah dimonopoli oleh anda, Penguasa masa depan. Maka, bersiaplah
untuk menata langkah dari sekarang.
Dan, jika orang lain masih saja kepo atas
rencana-rencana anda, katakan kepada mereka :

No comments:
Post a Comment